Pompa Hydrant Diesel – Centrifgual End Suction (Diesel Engine Fire Fighting Pump)

Rp85.000.000

Reliable and high-quality fire pump system

SKU: PI-8210FD1253 Categories: ,

Pompa Hydrant Diesel – Keandalan Maksimal Tanpa Bergantung Listrik

Pastikan sistem proteksi kebakaran Anda tetap berfungsi walau listrik padam dengan Pompa Hydrant Diesel. Dirancang untuk memberikan tekanan air tinggi yang stabil ke seluruh jaringan hydrant, pompa ini bekerja menggunakan mesin diesel sehingga tetap beroperasi dalam kondisi darurat.

Keunggulan Produk:

  • πŸ”₯ Tetap Beroperasi Saat Listrik Padam – Sumber tenaga dari mesin diesel, ideal sebagai pompa utama atau cadangan.
  • πŸ’§ Tekanan Kuat & Stabil – Memenuhi standar SNI & NFPA untuk keamanan kebakaran.
  • πŸ›‘ Mesin Tahan Lama – Kokoh, tahan panas, dan awet digunakan dalam jangka panjang.
  • πŸ”§ Perawatan Relatif Mudah – Spare part tersedia luas dan servis mudah dilakukan.

Ideal Digunakan Untuk:

  • Fasilitas industri & manufaktur
  • Pabrik & gudang skala besar
  • Gedung bertingkat & pusat perbelanjaan
  • Area publik dengan kebutuhan proteksi tinggi

πŸ“ž Butuh informasi harga, spesifikasi, atau stok?
Klik di sini untuk chat langsung via WhatsApp πŸ‘‰ 082123466269
πŸ’‘ Konsultasi gratis & penawaran spesial dari tim ahli kami siap membantu kebutuhan Anda!

Fire Fighting Pump (Pompa Hydrant)

Pompa hydrant adalah pompa khusus yang digunakan pada sistem proteksi kebakaran untuk memasok air bertekanan tinggi ke jaringan pipa hydrant, yang kemudian didistribusikan ke hydrant pillar, hydrant box, atau peralatan pemadam lainnya.

1. Pengertian Pompa Hydrant

Pompa hydrant adalah bagian utama dari Fire Hydrant System yang bertugas memompa air dari sumber (misalnya ground water tank atau reservoir) menuju jaringan pipa distribusi agar tersedia tekanan dan debit air yang cukup saat terjadi kebakaran.

Pompa ini tidak bekerja terus-menerus, melainkan aktif ketika tekanan dalam sistem turun akibat penggunaan hydrant atau ketika terdeteksi kebakaran.

2. Komponen Utama Sistem Pompa Hydrant

Biasanya terdiri dari:

  • Pompa Utama (Main Pump)
    Bisa digerakkan oleh motor listrikΒ Β atau mesin diesel untuk memastikan suplai air tetap berjalan meski listrik padam.
  • Pompa Jockey
    Pompa kecil untuk menjaga tekanan sistem saat tidak ada kebakaran, sehingga pompa utama tidak sering menyala.
  • Pressure Tank & Pressure Switch
    Membantu mendeteksi penurunan tekanan dan mengatur otomatisasi nyala-mati pompa.
  • Panel Kontrol
    Mengatur urutan start pompa dan memberikan proteksi operasional.

3. Fungsi Pompa Hydrant

  • Memasok air bertekanan tinggi ke jaringan hydrant untuk pemadaman kebakaran.
  • Menjamin ketersediaan debit dan tekanan sesuai standar proteksi kebakaran (contoh: SNI, NFPA).
  • Bekerja otomatis saat tekanan sistem turun akibat penggunaan air pada hydrant atau sprinkler.
  • Memberikan keandalan dengan sistem backup (misalnya, pompa diesel sebagai cadangan saat listrik mati).

4. Cara Kerja Singkat

  1. Kondisi normal – tekanan dijaga oleh pompa jockey.
  2. Kebakaran / penggunaan hydrant β†’ tekanan turun.
  3. Pressure switch mendeteksi penurunan β†’ pompa utama menyala otomatis.
  4. Air bertekanan mengalir ke jaringan pipa, keluar dari hydrant pillar/nozzle.
  5. Setelah kebakaran selesai dan tekanan kembali normal β†’ pompa utama berhenti, jockey pump kembali menjaga tekanan.
Spesification

250 USGPM @ 80 Meter, 500 USGPM @ 80 Meter, 500 USGPPM @ 100 Meter, 750 USGPM @ 80 Meter, 750 USGPM @ 100 Meter, 750 USGPM @ 120 ~ 140 Meter, 1000 USGPM @ 80 Meter, 1000 USGPM @ 100 Meter, 1000 USGPM @ 120 ~ 140 Meter, 1250 USGPM @ 100 Meter